Kenapa Riba diharamkan ??, padahal bunga nya kecil, orang bisa pakai duit pinjaman utk mutarkan usaha, bikin lapangan pekerjaan,  dan alasan lain sebagainya. Ikhwatufillah inilah hembusan angin yg syetan tiupkan ke hati kita utk membenarkan pengambilan Riba.

Baru-baru ini kami bertemu pengusaha Apparel Sport terkemuka di Indonesia bahkan Asia, bisnisnya dibangun tahun 1993 dimulai dgn modal 3 juta rupiah saja. Dengan keuletan dan kepercayaan para buyer kepadanya akhirnya bisnis yg dimodali dengan 3 juta berkembang hingga memiliki Asset lebih dari 30 Milyar. Perjalanannya panjang namun selama itu beliau tdk pernah menggunakan fasilitas perbankan hingga suatu saat datanglah sebuah bisikan “Pak kalau mau expansi dengan cepat ,ambillah pinjaman di Bank”

Akhirnya beliau ambil pinjaman dari sebuah Lembaga Keuangan, tidak tanggung-tanggung langsung diambil 15 M. Pada tahun 2013, Alhamdulillah ‘ala Kulli hal akhirnya uang yg didapat itu tidak terasa keberkahannya. Bukannya bisnis makin maju malahan makin lama makin menurun, bunga yg dihitung kecil ternyata ketika berjalannya bisnis terasa sangat besar. Sales tidak sesuai dengan ekspektasi, beban pikiran terasa berat, Bank yg tadinya ramah sekarang Bagaikan Singa yg setiap saat siap melahap mangsa. Setelah kejadian pertama ini muncul lagi bisikan kedua, “Pak kamu masih punya asset nilainya 30 Milyar, sementara pinjaman Anda baru 15 Milyar, ambil lagi saja 15 Milyar, sebagian bisa digunakan untuk mengangsur Bank biar Anda tdk dikejar-kejar, sebagian lagi Anda gunakan buat berbisnis”, begitu bisikan “manis” syetan. Sesungguhnya Syetan musuh buat manusia, dan tidak ada bisikannya kecuali utk menjerumuskan saja.

bersambung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *